PROSES PEMBUATAN OLAHAN MAKANAN

 Proses pembuatan tahu khas Kediri



Hallo, disini saya akan menjelaskan tentang proses pembuatan tahu khas kediri yang sudah di kenal banyak orang. Tahu khas kediri ada 2 macam yaitu tahu takwa (kuning) dan tahu putih. Tetapi yang terkenal oleh kalangan orang-orang ialah tahu takwa (kuning) . 

Mendengar kuliner yang bernama "tahu", tentu sudah bukan hal baru. Makanan yang menggunakan kedelai sebagai bahan baku utamanya ini seakan memang menjadi menu wajib di meja makan keluarga-keluarga Indonesia.

Tapi kali ini, saya akan mengajak kalian untuk mengenal jenis tahu yang istimewa, yaitu tahu takwa khas Kediri, Jawa Timur. Makanan ini juga kerap disebut dengan tahu kuning, sesuai dengan warnanya yang berbeda dengan tahu kebanyakan.

Warna kuning yang dimiliki tahu takwa berasal dari kunyit. Terkadang ada juga produsen yang menambahkan pewarna makanan alami untuk memperkuat warna kuning yang dihasilkan.

Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya saya berkesempatan juga untuk melihat proses pembuatan tahu takwa. Salah satu sentranya berada di Desa Tinalan, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Mariono, salah seorang pemilik usaha tahu takwa pun sangat terbuka untuk menceritakan pengalamannya di bidang kuliner ini. 

• Link Pembuatan Tahu Kuning :

https://youtu.be/ArKuzw5jjvo

Untuk membuat tahu takwa, kedelai-kedelai harus dicuci sampai bersih dan direndam selama tiga jam. Setelah cukup lunak, kedelai pun direbus hingga matang.

Proses perebusannya pun masih menggunakan cara tradisional, yaitu menggunakan kayu bakar. Hal ini dilakukan Mariono untuk menghasilkan aroma tahu yang sedap dan tingkat kematangan yang pas. Tahapan selanjutnya, hasil rebusan kedelai ini diberi zat asam untuk memisahkan antara sari kedelai dan kadar airnya.

Sari kedelai yang tekstur lembut pun dimasukkan ke dalam cetakan yang sudah diberi kain, kemudian dilakukan proses pengepresan. Setelah pencetakan berhasil, tahu dipotong dan direbus lagi menggunakan pewarna alami, garam dan bunga pekak kering.

Nah, bunga pekak kering inilah, kata Mariono, yang menjadi kunci kelezatan dari tahu takwa di mana bunga pekak menghasilkan aroma yang wangi. Lalu, setelah berwarna kuning dan mengapung, tahu pun sudah matang dan bisa diangkat dan didinginkan di suhu ruang sebelum dikemas.

Proses pendinginan maksimal yang menggunakan suhu ruang membuat tahu takwa produksi bertahan lama, meski tanpa menggunakan bahan pengawet. Tiga hari jika dalam suhu normal dan enam hari jika dimasukkan ke dalam kulkas.




Komentar